Monday, March 22, 2010

Jakarta Masih Butuh 15 Waduk Cegah Banjir

Wilayah Jakarta masih membutuhkan sekitar 15 waduk untuk mencegah terjadinya banjir. Waduk yang dibutuhkan berupa penampungan air dengan instalasi sistem polder.

"Masih butuh 15 waduk atau polder untuk menyelamatkan Jakarta," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta, Prijanto, di sela-sela meninjau sarana pengendalian banjir ke sejumlah rumah pompa, Selasa, 3 November 2009.

Menurutnya, waduk dengan sistem polder itu dibutuhkan untuk melengkapi sarana pengendalian banjir yang dimiliki Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. "Saat ini kita hanya punya 308 unit pompa dengan kemampuan 330,12 meter kubik per detik," ujarnya.

Sistem polder adalah sistem penyedotan air banjir di kawasan yang lokasinya di bawah permukaan laut. Air banjir itu kemudian ditampung dalam kolam subsistem polder dan secara bertahap dipompa lagi untuk dibuang ke laut. Jakarta baru tersedia 29 polder.

Sekitar 40 persen wilayah daratan DKI Jakarta, terutama di Jakarta Utara, memiliki ketinggian tanah di bawah permukaan laut. Kawasan-kawasan itu hampir selalu tergenang saat hujan deras dan hanya dapat diatasi dengan sistem polder.

Sementara itu, anggaran pemeliharaan pompa, saringan sampah dan pintu air yang dikelola Dinas Pekerjaan Umum terus mengalami peningkatan. Pada 2007 sebesar Rp 52 miliar, 2008 sebesar Rp 104 miliar, dan 2009 sebesar Rp 293 miliar. Anggaran tahun ini terkonsentrasi untuk pengerukan sungai.

Sedangkan anggaran untuk pembangunan pompa pengendali banjir mengalami penurunan sebesar Rp 30 juta dari Rp 75 juta di tahun 2008 menjadi Rp 45 juta di tahun 2009. Demikian pula anggaran normalisasi sungai dari Rp 130 miliar di tahun 2008 menjadi Rp 82 miliar di 2009.

Anggaran pengendalian banjir juga dikelola sejumlah suku dinas di masing-masing wilayah. Jumlahnya pun terus meningkat, tahun 2007 Rp 121 miliar, 2008 Rp 124 miliar, dan 2009 Rp 247 miliar.

saat ini langkah pemerintah sudah sangat tepat
sumber viva news .com

Hukum Permintaan dan Penawaran & harga keseimbangan

HUKUM PERMINTAAN DAN PENAWARAN
Dalam ekonomi terdapat permintaan (demand) dan penawaran (supply) yang saling bertemu dan membentuk satu titik pertemuan dalam satuan harga dan kuantitas (jumlah barang). Setiap transaksi perdagangan pasti ada permintaan, penawaran, harga dan kuantitas yang saling mempengaruhi satu sama lain.

A. Pengertian/Arti Definisi Permintaan dan Penawaran

Permintaan adalah sejumlah barang yang dibeli atau diminta pada suatu harga dan waktu tertentu. Sedangkan pengertian penawaran adalah sejumlah barang yang dijual atau ditawarkan pada suatu harga dan waktu tertentu.

Contoh permintaan adalah di pasar kebayoran lama yang bertindak sebagai permintaan adalah pembeli sedangkan penjual sebagai penawaran. Ketika terjadi transaksi antara pembeli dan penjual maka keduanya akan sepakat terjadi transaksi pada harga tertentu yang mungkin hasil dari tawar-menawar yang alot.

B. Hukum Permintaan dan Hukum Penawaran

Jika semua asumsi diabaikan (ceteris paribus) : Jika harga semakin murah maka permintaan atau pembeli akan semakin banyak dan sebaliknya. Jika harga semakin rendah/murah maka penawaran akan semakin sedikit dan sebaliknya.

Semua terjadi karena semua ingin mencari kepuasan (keuntungan) sebesar-besarnya dari harga yang ada. Apabila harga terlalu tinggi maka pembeli mungkin akan membeli sedikit karena uang yang dimiliki terbatas, namun bagi penjual dengan tingginya harga ia akan mencoba memperbanyak barang yang dijual atau diproduksi agar keuntungan yang didapat semakin besar. Harga yang tinggi juga bisa menyebabkan konsumen/pembeli akan mencari produk lain sebagai pengganti barang yang harganya mahal.


HARGA KESEIMBANGAN
harga keseimbangan atau harga ekuilibrium adalah harga yang terbentuk pada titik pertemuan kurva permintaan dan kurva penawaran. Terbentuknya harga dan kuantitas keseimbangan di pasar merupakan hasil kesepakatan antara pembeli (konsumen) dan penjual (produsen) di mana kuantitas yang diminta dan yang ditawarkan sama besarnya. Jika keseimbangan ini telah tercapai, biasanya titik keseimbangan ini akan bertahan lama dan menjadi patokan pihak pembeli dan pihak penjual dalam menentukan harga.




sumber organisasi.org & WIKIPEDIA .COM

Friday, March 12, 2010

Sel Tahanan Rutan Pondok Bambu Dimasuki Anjing Pelacak

SABTU, 13 MARET 2010 | 13:42 WIB
Besar Kecil Normal
TEMPO Interaktif, JAKARTA - Anjing pelacak mencoba mencari keberadaan narkotika di dalam sel-sel yang ada di Rumah Tahanan Pondok Bambu, Jakarta Timur, hari ini. Ini merupakan salah satu bagian dari proses pemeriksaan yang dilakukan Kantor Wilayah DKI Jakarta Kementerian Hukum dan HAM bersama dengan Badan Narkotika Propinsi DKI Jakarta.

Setiap penghuni diminta untuk keluar dari sel sehingga memungkinkan pemeriksaan barang-barang yang ada di dalam. Pemeriksaan dilakukan di setiap sudut ruangan, serta di setiap barang yang ada.

Sebelumnya, pemeriksaan dengan anjing pelacak dilakukan juga saat jam kunjungan. Setiap orang yang masuk harus melalui pemeriksaan anjing pelacak. Sampai saat ini, belum ada temuan narkotika di Rutan ini.

Selain melakukan pemeriksaan, para tahanan juga menjalani tes urine yang dilakukan para petugas paramedis dari Badan Narkotika Nasional (BNN). Salah satu petugas paramedis BNN, Nasya menjelaskan bahwa pemeriksaan serupa dilakukan secara rutin. "Terakhir kami lakukan pada bulan Desember lalu, saat itu hasilnya negatif," katanya.

EZTHER LASTANIA
sumber tempo interaktif

sudah menjadi rahasia umum jika seorang pengguna narkoba bisa menggunakan narkoba kembali ketika dia dipenjara
menurut saya langkah kali ini sangat baik untuk memperbaiki citra rutan selama ini

Empat Warga Tewas Setelah Makan Ikan Buntal

SABTU, 13 MARET 2010 | 13:05 WIB
Besar Kecil Normal
TEMPO Interaktif, Kupang - Sebanyak empat warga dari satu keluarga di desa Lederaga, Kecamatan Hawumehara, Kabupaten Sabu Raijua tewas setelah memakan ikan buntal yang dikenal masyarakat setempat sebagai ikan buncit atau balon, hari ini. Diduga mereka keracunan ikan tersebut.

Korban tewas itu yakni Ny Lua Weo, 34 tahun, dan anak yang dikandungnya, beserta kedua anaknya, Tuja Aju (9) dan Wue Uje (5). Selain itu, ikan buntal juga membuat 11 warga lainnya dilarikan ke puskesmas pembantu (Pustu) Lederaga. "Mereka juga makan ikan buntal," kata Penjabat Bupati Sabu Raijua Tobias Uly saat dihubungi dari Kupang, hari ini.
Menurut Uly, pada Jumat Sore sejumlah masyarakat desa Lederaga yang bekerja sebagai nelayan mendapat ikan buntal saat melaut. Ikan tersebut lalu dimasak dan dikonsumsi beramai-ramai oleh keluarga tersebut.

Setelah menkonsumsi ikan tersebut, lanjut Uly, sekitar 2-3 jam anggota keluarga itu merasa pusing, mual , dan muntah. Walaupun sempat dibawa ke puskesmas, nyawa Lua Weo beserta kedua anaknya serta seorang anak dalam kandungan tidak terselamatkan.

Keracunan ikan buntal ini sudah pernah terjadi beberapa tahun sebelumnya, sehingga masyarakat harus benar-benar tahu resep untuk mengkonsumsi ikan itu untuk menghindari terulangnya kejadian ini. "Ini merupakan kejadian yang kedua kali di daerah tersebut," kata Uly.

YOHANES SEO

sumber tempo interaktif


kejadian ini bisa menjadi cerminan bagaimana masyarakat indonesia saat ini
warga yang sudah tidak punya uang lagi untuk membeli makanan yang layak makan
sehingga mengambil resiko untuk memakan ikan yang berbahaya jika tikak mengerti cara mengolahnya

Monday, March 1, 2010

Longsor Ciwidey Akibat Gempa Jabar

Longsor Ciwidey Akibat Gempa Jabar
Kamis, 25 Februari 2010 - 11:40 wib

JAKARTA - Longsor yang terjadi di Kampung Dewata, Tenjojaya, Pasir Jambu, Kabupaten Bandung, merupakan dampak dari gempa Jawa Barat yang pernah terjadi beberapa waktu lalu.


Hal tersebut disebutkan Kepala informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Priyadi Kardono, Kamis (25/2/2010).

"Gempa yang terjadi beberapa bulan yang lalu di Jawa Barat cukup kuat, dan mampu menimbulkan retakan di Ciwidey yang mungkin tidak disadari masyarakat. Hal itu akan menimbulkan longsor," ujar Priyardi.

Pada September 2009 yang lalu, daerah Bandung dan sekitarnya diguncang gempa berkekuatan 7,3 SR. Guncangan gempa inilah yang membuat retakan di daerah Ciwidey.

Menurut Priyadi, jika retakan tanah tersebut dibiarkan dan terguyur hujan lebat, maka dapat mengakibatkan longsor. Hal inilah yang terjadi di daerah Ciwidey, dan mengakibatkan puluhan korban jiwa.

Sementara ini jumah korban longsor menurut data yang diolah BNPB, 17 orang ditemukan meninggal dunia, dan 60 masih dinyatakan hilang.

BNPB sudah menyalurkan dana sosial tanggap darurat sebesar Rp50-100 juta bagi para penduduk yang saat ini mengungsi dari wilayah longsoran. Dana ini, menurut Priyadi, di luar bantuan untuk korban maupun rehabilitasi pascagempa.(Anang Purwanto/Trijaya/hri)


sumber:

news.okezone.com

menurut saya seharusnya ada pemberitahuan/ peringatan tentang longsor ini karna sebelumnya sudah ada gempa bumi akan tetapi karna kurang pekanya masyarakat sekitar maka gempa ini memakan korban

akan tetapi saya salut kepada pemerintah karna begitu terjadi langsung direspon sangat baik dengan adanya dana sumbangan untuk korban gempa

akan tetapui lebih baik lagi dana bantuan gempa itu diberikan sebelum adanya kekjadian tersebut misalnya dengan menggunakan dana tersebut untuk merelokasi ewarga yang rumahnya rawan terkena longsoran dengan hal itu tidak perlu adanya korben jiwa dan dana dapat dipakai maksimal

Tuesday, February 23, 2010

SISTEM EKONOMI TRADISIONAL

Macam-macam Sistem Ekonomi

Sistem ekonomi sebagai solusi dari permasalahan ekonomi yang terjadi dapat dibedakan menjadi 4 macam, yaitu :
1. Sistem Ekonomi Tradisional
2. Sistem Ekonomi Pasar (Liberal/Bebas)
3. sistem ekonomi Komando (Terpusat)
4. Sistem Ekonomi Campuran

1. Sistem Ekonomi Tradisional
Sistem ekonomi tradisional merupakan sistem ekonomi yang diterapkan oleh masyarakat tradisional
secara turun temurun dengan hanya mengandalkan alam dan tenaga kerja.

Ciri dari sistem ekonomi tradisional adalah :
1. Teknik produksi dipelajari secara turun temurun dan bersifat sederhana
2. Hanya sedikit menggunakan modal
3. Pertukaran dilakukan dengan sistem barter (barang dengan barang)
4. Belum mengenal pembagian kerja
5. Masih terikat tradisi
6. Tanah sebagai tumpuan kegiatan produksi dan sumber kemakmuran
Sistem ekonomi tradisional memiliki kelebihan sebagai berikut :
1. Tidak terdapat persaingan yang tidak sehat, hubungan antar individu sangat erat
2. Masyarakat merasa sangat aman, karena tidak ada beban berat yang harus dipikul
3. Tidak individualistis
Kelemahan dari sistem ekonomi tradisional adalah :
1. Teknologi yang digunakan masih sangat sederhana, sehingga produktivitas rendah
2. Mutu barang hasil produksi masih rendah
Saat ini sudah tidak ada lagi negara yang menganut sistem ekonomi tradisional, namun di beberapa daerah pelosok, seperti suku badui dalam, sistem ini masih digunakan dalam kehidupan sehari - hari
Sumber

www.wikipedia.com
www.bing.com

SISTEM EKONOMI SYARIAH

PENGERTIAN EKONOMI SYARIAH
Ekonomi syariah merupakan ilmu pengetahuan sosial yang mempelajari masalah-masalah ekonomi rakyat yang dilhami oleh nilai-nilai Islam. Ekonomi syariah atau sistim ekonomi koperasi berbeda dari kapitalisme, sosialisme, maupun negara kesejahteraan (Welfare State). Berbeda dari kapitalisme karena Islam menentang eksploitasi oleh pemilik modal terhadap buruh yang miskin, dan melarang penumpukan kekayaan. Selain itu, ekonomi dalam kaca mata Islam merupakan tuntutan kehidupan sekaligus anjuran yang memiliki dimensi ibadah
Perbedaan ekonomi syariah dengan ekonomi konvensional
Sistem ekonomi syariah sangat berbeda dengan ekonomi kapitalis, sosialis maupun komunis. Ekonomi syariah bukan pula berada ditengah-tengah ketiga sistem ekonomi itu. Sangat bertolak belakang dengan kapitalis yang lebih bersifat individual, sosialis yang memberikan hampir semua tanggungjawab kepada warganya serta komunis yang ekstrim, ekonomi Islam menetapkan bentuk perdagangan serta perkhidmatan yang boleh dan tidak boleh di transaksikan. Ekonomi dalam Islam harus mampu memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat, memberikan rasa adil, kebersamaan dan kekeluargaan serta mampu memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada setiap pelaku usaha.
Ciri khas ekonomi syariah
Tidak banyak yang dikemukakan dalam Al Qur'an, dan hanya prinsip-prinsip yang mendasar saja. Karena alasan-alasan yang sangat tepat, Al Qur'an dan Sunnah banyak sekali membahas tentang bagaimana seharusnya kaum Muslim berprilaku sebagai produsen, konsumen dan pemilik modal, tetapi hanya sedikit tentang sistem ekonomi. Sebagaimana diungkapkan dalam pembahasan diatas, ekonomi dalam Islam harus mampu memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada setiap pelaku usaha. Selain itu, ekonomi syariah menekankan empat sifat, antara lain:
1. Kesatuan (unity)
2. Keseimbangan (equilibrium)
3. Kebebasan (free will)
4. Tanggungjawab (responsibility)


SUMBER

www.wikipedia.com
www.bing.com