Pengertian Produksi
Produksi adalah menambah kegunaan suatu barang
+ atau dalam hal ini mengubah barang baku menjadi barang jadi
Cth: mengubah benang menjadi baju
Produksi dg menggunakan:
– 1 variabel & yg lain tetap
– 2 variabel, kombinasi 2 faktor produksi
ditunjukkan dg kurva isocost dan
isoquant
Pengertian Produsen
produsen adalah pihak / pelaku produksi
dalam TOU kita juga mempelajari tentang keseimbangan produsen.
KESEIMBANGAN PRODUSEN
- Terjadi pada saat produsenmengkombinasikan dua faktorproduksi dengan memberikan output yg max.
-Keseimbangan dicapai dengan prinsip output max. atau minimalisasi biaya.
Penggunaan kombinasi factor produksi dengan menggunakan biaya ygpaling murah disebut least cost combination dg syarat MRTS (marginal
rate of technical substitution), bila menambah salah satu input maka mengurangi penggunaan input
Monday, March 29, 2010
Kepuasan Konsumen Pendekatan Kordinal & Ordinal
Kepuasan Konsumen Pendekatan Kordinal & Ordinal
Dalam kita berdagang baik sebagai distributor atau sebagai produsen yang kita jaga adalah para konsumen kita agar tidak lari dari target pasar kita. Dalam hal menjaga konsumen ini kita harus memperhatikan tingkat kepuasan para konsumen kita dalam ulasan kali ini saya ingin menjabarkan kepuasan konsumen dalam 2 pendekatan.
1. Kepuasan Konsumen Pendekatan Kardinal
Kepuasan konsumen pendekatan kardinal, yaitu adalah kepuasan dapat diukur dgn uang atau satuan hitung lainnya
-Marginal Utility
-Total Utility
2. Kepuasan Konsumen Pendekatan Ordinal
Kepuaan konsumen pendekatan ordinal, yaitu adalah kepuasan tidak dpt diukur dg satu satuan
-Indifference Curve
-Budget Line
Dalam kita berdagang baik sebagai distributor atau sebagai produsen yang kita jaga adalah para konsumen kita agar tidak lari dari target pasar kita. Dalam hal menjaga konsumen ini kita harus memperhatikan tingkat kepuasan para konsumen kita dalam ulasan kali ini saya ingin menjabarkan kepuasan konsumen dalam 2 pendekatan.
1. Kepuasan Konsumen Pendekatan Kardinal
Kepuasan konsumen pendekatan kardinal, yaitu adalah kepuasan dapat diukur dgn uang atau satuan hitung lainnya
-Marginal Utility
-Total Utility
2. Kepuasan Konsumen Pendekatan Ordinal
Kepuaan konsumen pendekatan ordinal, yaitu adalah kepuasan tidak dpt diukur dg satu satuan
-Indifference Curve
-Budget Line
Monday, March 22, 2010
Jakarta Masih Butuh 15 Waduk Cegah Banjir
Wilayah Jakarta masih membutuhkan sekitar 15 waduk untuk mencegah terjadinya banjir. Waduk yang dibutuhkan berupa penampungan air dengan instalasi sistem polder.
"Masih butuh 15 waduk atau polder untuk menyelamatkan Jakarta," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta, Prijanto, di sela-sela meninjau sarana pengendalian banjir ke sejumlah rumah pompa, Selasa, 3 November 2009.
Menurutnya, waduk dengan sistem polder itu dibutuhkan untuk melengkapi sarana pengendalian banjir yang dimiliki Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. "Saat ini kita hanya punya 308 unit pompa dengan kemampuan 330,12 meter kubik per detik," ujarnya.
Sistem polder adalah sistem penyedotan air banjir di kawasan yang lokasinya di bawah permukaan laut. Air banjir itu kemudian ditampung dalam kolam subsistem polder dan secara bertahap dipompa lagi untuk dibuang ke laut. Jakarta baru tersedia 29 polder.
Sekitar 40 persen wilayah daratan DKI Jakarta, terutama di Jakarta Utara, memiliki ketinggian tanah di bawah permukaan laut. Kawasan-kawasan itu hampir selalu tergenang saat hujan deras dan hanya dapat diatasi dengan sistem polder.
Sementara itu, anggaran pemeliharaan pompa, saringan sampah dan pintu air yang dikelola Dinas Pekerjaan Umum terus mengalami peningkatan. Pada 2007 sebesar Rp 52 miliar, 2008 sebesar Rp 104 miliar, dan 2009 sebesar Rp 293 miliar. Anggaran tahun ini terkonsentrasi untuk pengerukan sungai.
Sedangkan anggaran untuk pembangunan pompa pengendali banjir mengalami penurunan sebesar Rp 30 juta dari Rp 75 juta di tahun 2008 menjadi Rp 45 juta di tahun 2009. Demikian pula anggaran normalisasi sungai dari Rp 130 miliar di tahun 2008 menjadi Rp 82 miliar di 2009.
Anggaran pengendalian banjir juga dikelola sejumlah suku dinas di masing-masing wilayah. Jumlahnya pun terus meningkat, tahun 2007 Rp 121 miliar, 2008 Rp 124 miliar, dan 2009 Rp 247 miliar.
saat ini langkah pemerintah sudah sangat tepat
sumber viva news .com
"Masih butuh 15 waduk atau polder untuk menyelamatkan Jakarta," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta, Prijanto, di sela-sela meninjau sarana pengendalian banjir ke sejumlah rumah pompa, Selasa, 3 November 2009.
Menurutnya, waduk dengan sistem polder itu dibutuhkan untuk melengkapi sarana pengendalian banjir yang dimiliki Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. "Saat ini kita hanya punya 308 unit pompa dengan kemampuan 330,12 meter kubik per detik," ujarnya.
Sistem polder adalah sistem penyedotan air banjir di kawasan yang lokasinya di bawah permukaan laut. Air banjir itu kemudian ditampung dalam kolam subsistem polder dan secara bertahap dipompa lagi untuk dibuang ke laut. Jakarta baru tersedia 29 polder.
Sekitar 40 persen wilayah daratan DKI Jakarta, terutama di Jakarta Utara, memiliki ketinggian tanah di bawah permukaan laut. Kawasan-kawasan itu hampir selalu tergenang saat hujan deras dan hanya dapat diatasi dengan sistem polder.
Sementara itu, anggaran pemeliharaan pompa, saringan sampah dan pintu air yang dikelola Dinas Pekerjaan Umum terus mengalami peningkatan. Pada 2007 sebesar Rp 52 miliar, 2008 sebesar Rp 104 miliar, dan 2009 sebesar Rp 293 miliar. Anggaran tahun ini terkonsentrasi untuk pengerukan sungai.
Sedangkan anggaran untuk pembangunan pompa pengendali banjir mengalami penurunan sebesar Rp 30 juta dari Rp 75 juta di tahun 2008 menjadi Rp 45 juta di tahun 2009. Demikian pula anggaran normalisasi sungai dari Rp 130 miliar di tahun 2008 menjadi Rp 82 miliar di 2009.
Anggaran pengendalian banjir juga dikelola sejumlah suku dinas di masing-masing wilayah. Jumlahnya pun terus meningkat, tahun 2007 Rp 121 miliar, 2008 Rp 124 miliar, dan 2009 Rp 247 miliar.
saat ini langkah pemerintah sudah sangat tepat
sumber viva news .com
Hukum Permintaan dan Penawaran & harga keseimbangan
HUKUM PERMINTAAN DAN PENAWARAN
Dalam ekonomi terdapat permintaan (demand) dan penawaran (supply) yang saling bertemu dan membentuk satu titik pertemuan dalam satuan harga dan kuantitas (jumlah barang). Setiap transaksi perdagangan pasti ada permintaan, penawaran, harga dan kuantitas yang saling mempengaruhi satu sama lain.
A. Pengertian/Arti Definisi Permintaan dan Penawaran
Permintaan adalah sejumlah barang yang dibeli atau diminta pada suatu harga dan waktu tertentu. Sedangkan pengertian penawaran adalah sejumlah barang yang dijual atau ditawarkan pada suatu harga dan waktu tertentu.
Contoh permintaan adalah di pasar kebayoran lama yang bertindak sebagai permintaan adalah pembeli sedangkan penjual sebagai penawaran. Ketika terjadi transaksi antara pembeli dan penjual maka keduanya akan sepakat terjadi transaksi pada harga tertentu yang mungkin hasil dari tawar-menawar yang alot.
B. Hukum Permintaan dan Hukum Penawaran
Jika semua asumsi diabaikan (ceteris paribus) : Jika harga semakin murah maka permintaan atau pembeli akan semakin banyak dan sebaliknya. Jika harga semakin rendah/murah maka penawaran akan semakin sedikit dan sebaliknya.
Semua terjadi karena semua ingin mencari kepuasan (keuntungan) sebesar-besarnya dari harga yang ada. Apabila harga terlalu tinggi maka pembeli mungkin akan membeli sedikit karena uang yang dimiliki terbatas, namun bagi penjual dengan tingginya harga ia akan mencoba memperbanyak barang yang dijual atau diproduksi agar keuntungan yang didapat semakin besar. Harga yang tinggi juga bisa menyebabkan konsumen/pembeli akan mencari produk lain sebagai pengganti barang yang harganya mahal.
HARGA KESEIMBANGAN
harga keseimbangan atau harga ekuilibrium adalah harga yang terbentuk pada titik pertemuan kurva permintaan dan kurva penawaran. Terbentuknya harga dan kuantitas keseimbangan di pasar merupakan hasil kesepakatan antara pembeli (konsumen) dan penjual (produsen) di mana kuantitas yang diminta dan yang ditawarkan sama besarnya. Jika keseimbangan ini telah tercapai, biasanya titik keseimbangan ini akan bertahan lama dan menjadi patokan pihak pembeli dan pihak penjual dalam menentukan harga.
sumber organisasi.org & WIKIPEDIA .COM
Dalam ekonomi terdapat permintaan (demand) dan penawaran (supply) yang saling bertemu dan membentuk satu titik pertemuan dalam satuan harga dan kuantitas (jumlah barang). Setiap transaksi perdagangan pasti ada permintaan, penawaran, harga dan kuantitas yang saling mempengaruhi satu sama lain.
A. Pengertian/Arti Definisi Permintaan dan Penawaran
Permintaan adalah sejumlah barang yang dibeli atau diminta pada suatu harga dan waktu tertentu. Sedangkan pengertian penawaran adalah sejumlah barang yang dijual atau ditawarkan pada suatu harga dan waktu tertentu.
Contoh permintaan adalah di pasar kebayoran lama yang bertindak sebagai permintaan adalah pembeli sedangkan penjual sebagai penawaran. Ketika terjadi transaksi antara pembeli dan penjual maka keduanya akan sepakat terjadi transaksi pada harga tertentu yang mungkin hasil dari tawar-menawar yang alot.
B. Hukum Permintaan dan Hukum Penawaran
Jika semua asumsi diabaikan (ceteris paribus) : Jika harga semakin murah maka permintaan atau pembeli akan semakin banyak dan sebaliknya. Jika harga semakin rendah/murah maka penawaran akan semakin sedikit dan sebaliknya.
Semua terjadi karena semua ingin mencari kepuasan (keuntungan) sebesar-besarnya dari harga yang ada. Apabila harga terlalu tinggi maka pembeli mungkin akan membeli sedikit karena uang yang dimiliki terbatas, namun bagi penjual dengan tingginya harga ia akan mencoba memperbanyak barang yang dijual atau diproduksi agar keuntungan yang didapat semakin besar. Harga yang tinggi juga bisa menyebabkan konsumen/pembeli akan mencari produk lain sebagai pengganti barang yang harganya mahal.
HARGA KESEIMBANGAN
harga keseimbangan atau harga ekuilibrium adalah harga yang terbentuk pada titik pertemuan kurva permintaan dan kurva penawaran. Terbentuknya harga dan kuantitas keseimbangan di pasar merupakan hasil kesepakatan antara pembeli (konsumen) dan penjual (produsen) di mana kuantitas yang diminta dan yang ditawarkan sama besarnya. Jika keseimbangan ini telah tercapai, biasanya titik keseimbangan ini akan bertahan lama dan menjadi patokan pihak pembeli dan pihak penjual dalam menentukan harga.
sumber organisasi.org & WIKIPEDIA .COM
Friday, March 12, 2010
Sel Tahanan Rutan Pondok Bambu Dimasuki Anjing Pelacak
SABTU, 13 MARET 2010 | 13:42 WIB
Besar Kecil Normal
TEMPO Interaktif, JAKARTA - Anjing pelacak mencoba mencari keberadaan narkotika di dalam sel-sel yang ada di Rumah Tahanan Pondok Bambu, Jakarta Timur, hari ini. Ini merupakan salah satu bagian dari proses pemeriksaan yang dilakukan Kantor Wilayah DKI Jakarta Kementerian Hukum dan HAM bersama dengan Badan Narkotika Propinsi DKI Jakarta.
Setiap penghuni diminta untuk keluar dari sel sehingga memungkinkan pemeriksaan barang-barang yang ada di dalam. Pemeriksaan dilakukan di setiap sudut ruangan, serta di setiap barang yang ada.
Sebelumnya, pemeriksaan dengan anjing pelacak dilakukan juga saat jam kunjungan. Setiap orang yang masuk harus melalui pemeriksaan anjing pelacak. Sampai saat ini, belum ada temuan narkotika di Rutan ini.
Selain melakukan pemeriksaan, para tahanan juga menjalani tes urine yang dilakukan para petugas paramedis dari Badan Narkotika Nasional (BNN). Salah satu petugas paramedis BNN, Nasya menjelaskan bahwa pemeriksaan serupa dilakukan secara rutin. "Terakhir kami lakukan pada bulan Desember lalu, saat itu hasilnya negatif," katanya.
EZTHER LASTANIA
sumber tempo interaktif
sudah menjadi rahasia umum jika seorang pengguna narkoba bisa menggunakan narkoba kembali ketika dia dipenjara
menurut saya langkah kali ini sangat baik untuk memperbaiki citra rutan selama ini
Besar Kecil Normal
TEMPO Interaktif, JAKARTA - Anjing pelacak mencoba mencari keberadaan narkotika di dalam sel-sel yang ada di Rumah Tahanan Pondok Bambu, Jakarta Timur, hari ini. Ini merupakan salah satu bagian dari proses pemeriksaan yang dilakukan Kantor Wilayah DKI Jakarta Kementerian Hukum dan HAM bersama dengan Badan Narkotika Propinsi DKI Jakarta.
Setiap penghuni diminta untuk keluar dari sel sehingga memungkinkan pemeriksaan barang-barang yang ada di dalam. Pemeriksaan dilakukan di setiap sudut ruangan, serta di setiap barang yang ada.
Sebelumnya, pemeriksaan dengan anjing pelacak dilakukan juga saat jam kunjungan. Setiap orang yang masuk harus melalui pemeriksaan anjing pelacak. Sampai saat ini, belum ada temuan narkotika di Rutan ini.
Selain melakukan pemeriksaan, para tahanan juga menjalani tes urine yang dilakukan para petugas paramedis dari Badan Narkotika Nasional (BNN). Salah satu petugas paramedis BNN, Nasya menjelaskan bahwa pemeriksaan serupa dilakukan secara rutin. "Terakhir kami lakukan pada bulan Desember lalu, saat itu hasilnya negatif," katanya.
EZTHER LASTANIA
sumber tempo interaktif
sudah menjadi rahasia umum jika seorang pengguna narkoba bisa menggunakan narkoba kembali ketika dia dipenjara
menurut saya langkah kali ini sangat baik untuk memperbaiki citra rutan selama ini
Empat Warga Tewas Setelah Makan Ikan Buntal
SABTU, 13 MARET 2010 | 13:05 WIB
Besar Kecil Normal
TEMPO Interaktif, Kupang - Sebanyak empat warga dari satu keluarga di desa Lederaga, Kecamatan Hawumehara, Kabupaten Sabu Raijua tewas setelah memakan ikan buntal yang dikenal masyarakat setempat sebagai ikan buncit atau balon, hari ini. Diduga mereka keracunan ikan tersebut.
Korban tewas itu yakni Ny Lua Weo, 34 tahun, dan anak yang dikandungnya, beserta kedua anaknya, Tuja Aju (9) dan Wue Uje (5). Selain itu, ikan buntal juga membuat 11 warga lainnya dilarikan ke puskesmas pembantu (Pustu) Lederaga. "Mereka juga makan ikan buntal," kata Penjabat Bupati Sabu Raijua Tobias Uly saat dihubungi dari Kupang, hari ini.
Menurut Uly, pada Jumat Sore sejumlah masyarakat desa Lederaga yang bekerja sebagai nelayan mendapat ikan buntal saat melaut. Ikan tersebut lalu dimasak dan dikonsumsi beramai-ramai oleh keluarga tersebut.
Setelah menkonsumsi ikan tersebut, lanjut Uly, sekitar 2-3 jam anggota keluarga itu merasa pusing, mual , dan muntah. Walaupun sempat dibawa ke puskesmas, nyawa Lua Weo beserta kedua anaknya serta seorang anak dalam kandungan tidak terselamatkan.
Keracunan ikan buntal ini sudah pernah terjadi beberapa tahun sebelumnya, sehingga masyarakat harus benar-benar tahu resep untuk mengkonsumsi ikan itu untuk menghindari terulangnya kejadian ini. "Ini merupakan kejadian yang kedua kali di daerah tersebut," kata Uly.
YOHANES SEO
sumber tempo interaktif
kejadian ini bisa menjadi cerminan bagaimana masyarakat indonesia saat ini
warga yang sudah tidak punya uang lagi untuk membeli makanan yang layak makan
sehingga mengambil resiko untuk memakan ikan yang berbahaya jika tikak mengerti cara mengolahnya
Besar Kecil Normal
TEMPO Interaktif, Kupang - Sebanyak empat warga dari satu keluarga di desa Lederaga, Kecamatan Hawumehara, Kabupaten Sabu Raijua tewas setelah memakan ikan buntal yang dikenal masyarakat setempat sebagai ikan buncit atau balon, hari ini. Diduga mereka keracunan ikan tersebut.
Korban tewas itu yakni Ny Lua Weo, 34 tahun, dan anak yang dikandungnya, beserta kedua anaknya, Tuja Aju (9) dan Wue Uje (5). Selain itu, ikan buntal juga membuat 11 warga lainnya dilarikan ke puskesmas pembantu (Pustu) Lederaga. "Mereka juga makan ikan buntal," kata Penjabat Bupati Sabu Raijua Tobias Uly saat dihubungi dari Kupang, hari ini.
Menurut Uly, pada Jumat Sore sejumlah masyarakat desa Lederaga yang bekerja sebagai nelayan mendapat ikan buntal saat melaut. Ikan tersebut lalu dimasak dan dikonsumsi beramai-ramai oleh keluarga tersebut.
Setelah menkonsumsi ikan tersebut, lanjut Uly, sekitar 2-3 jam anggota keluarga itu merasa pusing, mual , dan muntah. Walaupun sempat dibawa ke puskesmas, nyawa Lua Weo beserta kedua anaknya serta seorang anak dalam kandungan tidak terselamatkan.
Keracunan ikan buntal ini sudah pernah terjadi beberapa tahun sebelumnya, sehingga masyarakat harus benar-benar tahu resep untuk mengkonsumsi ikan itu untuk menghindari terulangnya kejadian ini. "Ini merupakan kejadian yang kedua kali di daerah tersebut," kata Uly.
YOHANES SEO
sumber tempo interaktif
kejadian ini bisa menjadi cerminan bagaimana masyarakat indonesia saat ini
warga yang sudah tidak punya uang lagi untuk membeli makanan yang layak makan
sehingga mengambil resiko untuk memakan ikan yang berbahaya jika tikak mengerti cara mengolahnya
Monday, March 1, 2010
Longsor Ciwidey Akibat Gempa Jabar
Longsor Ciwidey Akibat Gempa Jabar
Kamis, 25 Februari 2010 - 11:40 wib
JAKARTA - Longsor yang terjadi di Kampung Dewata, Tenjojaya, Pasir Jambu, Kabupaten Bandung, merupakan dampak dari gempa Jawa Barat yang pernah terjadi beberapa waktu lalu.
Hal tersebut disebutkan Kepala informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Priyadi Kardono, Kamis (25/2/2010).
"Gempa yang terjadi beberapa bulan yang lalu di Jawa Barat cukup kuat, dan mampu menimbulkan retakan di Ciwidey yang mungkin tidak disadari masyarakat. Hal itu akan menimbulkan longsor," ujar Priyardi.
Pada September 2009 yang lalu, daerah Bandung dan sekitarnya diguncang gempa berkekuatan 7,3 SR. Guncangan gempa inilah yang membuat retakan di daerah Ciwidey.
Menurut Priyadi, jika retakan tanah tersebut dibiarkan dan terguyur hujan lebat, maka dapat mengakibatkan longsor. Hal inilah yang terjadi di daerah Ciwidey, dan mengakibatkan puluhan korban jiwa.
Sementara ini jumah korban longsor menurut data yang diolah BNPB, 17 orang ditemukan meninggal dunia, dan 60 masih dinyatakan hilang.
BNPB sudah menyalurkan dana sosial tanggap darurat sebesar Rp50-100 juta bagi para penduduk yang saat ini mengungsi dari wilayah longsoran. Dana ini, menurut Priyadi, di luar bantuan untuk korban maupun rehabilitasi pascagempa.(Anang Purwanto/Trijaya/hri)
sumber:
news.okezone.com
menurut saya seharusnya ada pemberitahuan/ peringatan tentang longsor ini karna sebelumnya sudah ada gempa bumi akan tetapi karna kurang pekanya masyarakat sekitar maka gempa ini memakan korban
akan tetapi saya salut kepada pemerintah karna begitu terjadi langsung direspon sangat baik dengan adanya dana sumbangan untuk korban gempa
akan tetapui lebih baik lagi dana bantuan gempa itu diberikan sebelum adanya kekjadian tersebut misalnya dengan menggunakan dana tersebut untuk merelokasi ewarga yang rumahnya rawan terkena longsoran dengan hal itu tidak perlu adanya korben jiwa dan dana dapat dipakai maksimal
Kamis, 25 Februari 2010 - 11:40 wib
JAKARTA - Longsor yang terjadi di Kampung Dewata, Tenjojaya, Pasir Jambu, Kabupaten Bandung, merupakan dampak dari gempa Jawa Barat yang pernah terjadi beberapa waktu lalu.
Hal tersebut disebutkan Kepala informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Priyadi Kardono, Kamis (25/2/2010).
"Gempa yang terjadi beberapa bulan yang lalu di Jawa Barat cukup kuat, dan mampu menimbulkan retakan di Ciwidey yang mungkin tidak disadari masyarakat. Hal itu akan menimbulkan longsor," ujar Priyardi.
Pada September 2009 yang lalu, daerah Bandung dan sekitarnya diguncang gempa berkekuatan 7,3 SR. Guncangan gempa inilah yang membuat retakan di daerah Ciwidey.
Menurut Priyadi, jika retakan tanah tersebut dibiarkan dan terguyur hujan lebat, maka dapat mengakibatkan longsor. Hal inilah yang terjadi di daerah Ciwidey, dan mengakibatkan puluhan korban jiwa.
Sementara ini jumah korban longsor menurut data yang diolah BNPB, 17 orang ditemukan meninggal dunia, dan 60 masih dinyatakan hilang.
BNPB sudah menyalurkan dana sosial tanggap darurat sebesar Rp50-100 juta bagi para penduduk yang saat ini mengungsi dari wilayah longsoran. Dana ini, menurut Priyadi, di luar bantuan untuk korban maupun rehabilitasi pascagempa.(Anang Purwanto/Trijaya/hri)
sumber:
news.okezone.com
menurut saya seharusnya ada pemberitahuan/ peringatan tentang longsor ini karna sebelumnya sudah ada gempa bumi akan tetapi karna kurang pekanya masyarakat sekitar maka gempa ini memakan korban
akan tetapi saya salut kepada pemerintah karna begitu terjadi langsung direspon sangat baik dengan adanya dana sumbangan untuk korban gempa
akan tetapui lebih baik lagi dana bantuan gempa itu diberikan sebelum adanya kekjadian tersebut misalnya dengan menggunakan dana tersebut untuk merelokasi ewarga yang rumahnya rawan terkena longsoran dengan hal itu tidak perlu adanya korben jiwa dan dana dapat dipakai maksimal
Subscribe to:
Posts (Atom)