Wednesday, April 11, 2012

PROPOSAL PENGEMBANGAN APLIKASI REGISTRASI DAN RESERVASI KLINIK SARI ASIHH SECARA ONLINE


  1. Latar Belakang
            Klinik Sari Asihh merupakan salah satu badan usaha yang belum melakukan komputerisasi. Sistem pengolahan data pasien yang terdapat di Klinik saat ini masih dilakukan  secara manual dimana  dalam pembuatan laporan kurang efektif dan tidak efisien, terutama dalam hal waktu pemrosesan. Pada kegiatan administrasinya, bagian pendaftaran pasien membutuhkan waktu yang sangat lama dalam memproses formulir pendaftaran pasien, dimana pencarian data pasien yang berupa dokumen dalam bentuk kertas dilakukan berdasarkan Nomor Kartu Pasien. Hal ini bisa mengakibatkan antrian pasien terutama pada saat terjadi banyak calon pasien yang akan melakukan registrasi (pendaftaran).
  1. Ruang Lingkup
                Dalam proposal ini tim pengembang akan mengembangkan  proses pendaftaran(Registrasi) pasien  ketika baru pertama kali datang ke klinik, pendaftaran periksa pasien (Reservasi),  mengetahui jumlah pasien yang melakukan pendaftaran setiap harinya (Sesuai quota dokter) secara online. Pada aplikasi  ini juga disediakan  forum diskusi untuk para pemakai bertukar informasi mengenai pelayanan klinik.
  1. Tujuan Pengembangan
Tim Pengembang akan  mengembangkan sebuah situs yang bermanfaat bagi para pasien akan besarnya kebutuhan juga kemudahan dalam pendaftaran dan pemesanan berobat ke dokter, pemesanan periksa pada klinik ini dapat menguntungkan pada kedua pihak klinik dan pasien, yaitu pencatatan dapat lebih cepat sehingga meminimalkan biaya yang dikeluarkan, selain itu  pemakai juga dapat berinteraksi melalui update diskusi yang disediakan.
  1. Estimasi Waktu Pengerjaan Proyek
            Kegiatan dan Waktu Pelaksanaan
Mei
Juni
Juli
1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4
Pengumpulan Informasi












Pengadaan Alat dan Bahan












Perancangan Sistem dan Modul












Perancangan Prototipe












Pembuatan Program












Pengujian Prototipe












Interpretasi Hasil Uji












Pelatihan












Pemeliharaan












Dokumentasi













  1. Estimasi Biaya Pengerjaan Proyek
No.
Perincian Kegiatan
Biaya ( Rupiah )
1
Transportasi
350.000
2
Programmer
4.000.000
3
Dokumentasi
500.000
4
Domain/ Dedicated IP
3.000.000
6
Pelatihan
1.500.000
7
Pemeliharaan
2.000.000

Jumlah
11.350.000

  1. Rencana Kerja Proyek
Proyek pengembangan ini akan dilakukan dengan urutan beberapa tahap pengerjaan sebagai berikut :
1.      Tim Pengembang mengumpulkan informasi yang dibutuhkan untuk aplikasi registrasi dan reservasi  yang akan dibangun.
2.      Mempersiapkan software dan hardware untuk mengembangkan aplikasi yang akan di bangun.
3.      Merancang sistem dan modul yang akan diterapkan kedalam aplikasi registrasi.
4.      Perancangan desain prototype aplikasi dan pembuatan program untuk menghasilkan bentuk aplikasi registrasi.
5.      Mulai melakukan proses dokumentasi dari awal perancangan dan pembuatan program.
6.      Pengujian pembuatan program dengan desain protipe dan modul apakah  telah sesuai.
7.      Melihatkan aplikasi kepada konsumen untuk melakukan persetujuan dari modul-modul dan tampilan aplikasi.
8.      Melakukan pembelian domain/dedicated IP berjangka waktu 1 tahun untuk penguploadan aplikasi ke internet.
9.      Melakukan pelatihan penggunaan aplikasi registrasi kepada user (pegawai klinik), dan administrator aplikasi.
10.  Tim Pengembang melihat dan melakukan perbaikan apabila masih terdapat error/ kesalahan dalam aplikasi.
11.  Penyelesaian tahap dokumentasi untuk diberikan kepada konsumen.

7.  Alternatif
                    Dalam aplikasi registrasi klinik ini semua data akan disimpan ke dalam basis data MySQL, software MySQL tersebut tidak diproduksi sendiri oleh Perusahaan kami, melainkan dengan cara mendownload dari internet. Namun apabila anda menginginkan kapasitas penyimpanan yang lebih besar maka kami dapat menyediakan basis data yang dapat menampung data dalam jumlah besar tetapi akan ada biaya tambahan untuk melakukan perubahan itu. Dan basis data itu juga tidak diproduksi sendiri oleh perusahaan kami.
8.    Permintaan User
1.      Aplikasi  ini dapat melakukan  pendaftaran ,  reservasi  antrian , rekam medis untuk menanggulangi pasien yang datang ke klinik.
2.      Tampilan aplikasi tidak terlalu heboh, kombinasi warna yang tidak terlalu banyak dan dibuat agar menarik.
3.      Urutan langkah aplikasi dapat dipahami dengan mudah dan menyediakan helpdesk pada aplikasi.
4.      Aplikasi  ini menyediakan forum untuk mengetahui kualitas pelayanan di klinik.
5.      Menyediakan halaman untuk  administrator yang berguna untuk mendaftarkan pasien yang baru pertama kali datang untuk mendapatkan nomer antrian .
6.      Memberikan pelatihan cara penggunaan aplikasi kepada siswa/siswi, guru maupun administrator aplikasi.
7.      Menyediakan dokumentasi aplikasi.

Tuesday, March 20, 2012

Harga Tiket Dream Theater di Jakarta April'12

JAKARTA - Harga tiket presale konser Dream Theater di Mata Elang Indoor, Ancol, Jakarta pada 21 April 2012, siap di jual pada 28 Desember, pekan depan. Promotor Variant Entertainment sudah mengumumkan melalui situs www.ticketonfire.com.

Penjualan presale hanya berlangsung satu hari saja, yakni pada 28 Desember dari pukul 09.00-21.00 di kawasan Senayan, Jakarta.

Demi ketertiban pembelian tiket, langkah pertama para pembeli tiket presale diwajibkan menuliskan nama, alamat, dan nomor telepon genggam, dikirim ke alamat email ticket_onfire@yahoo.com. Berlaku mulai sekarang dan ditutup pada hari Minggu, 26 Desember 2011, pukul 17.00, selanjutnya akan diberi nomor antrian.

Selain itu, untuk informasi terkini disarankan follow Twitter beralamat @ticketonfire.

Bagi penonton pelajar mendapat keistimewaan, mereka akan mendapatkan tiket presale yang lebih murah.

Tiket harga presale Dream Theater

1st Floor (Standing)

1. Festival             Rp.   800.000
2. Platinum           Rp. 1.750.000
3. Gold                  Rp. 1.400.000
4. Silver Center    Rp.    750.000
5. Silver Left         Rp.    750.000
6. Silver Right      Rp.    750.000

3rd Floor (Tribune - Seating)

7. Tribune Left      Rp. 350.000 (Untuk pelajar/kuliah/usia dibawah 23 tahun)
8. Tribune Right  Rp. 350.000 (Untuk pelajar/kuliah/usia dibawah 23 tahun)

Tiket harga normal Dream Theater

1st Floor (Standing)- Festival     Rp. 1.500.000

2nd Floor (Balcony - Seating)
            
1. Platinum           Rp. 4.000.000 (+ Merchandise)
2. Gold                   Rp. 2.500.000 (+ Merchandise)
3. Silver Center    Rp. 1.500.000
4. Silver Left          Rp. 1.500.000
5. Silver Right       Rp. 1.500.000

3rd Floor (Tribune - Seating)
 
1. Tribune Left       Rp. 750.000
2. Tribune Right    Rp. 750.000

Promotor memberikan catatan bagi pembeli tiket Dream Theater

•    Tidak termasuk tiket masuk Ancol
•    Pembayaran Presale hanya dengan uang Cash
•    Maximal 4 ticket presale per orang
•    Quota Presale hanya terbatas & menjadi hak Promotor
•    Student/College mohon membawa Kartu Pelajar/Mahasiswa
•    Semua calon pembeli ticket mohon membawa KTP/SIM
•    Mohon ketik Pelajar/Student untuk calon pembeli kelas Tribune (tre)

sumber : http://music.okezone.com/read/2011/12/21/386/545603/ini-dia-harga-tiket-dream-theater-di-jakarta 

 
waaaww mantap nih om2 dewa tapi apa rasanya yaa yang di tribun?? tanggung mending gausah dateng sekalian kalo gw mah hahahahaha.
tapi salut buat yang bisa datengin DT semoga makin ke depan makin banyak yang hebat2 dateng ke indonesia, walaupun gw ga pernah nonton juga sih hehehhehe..

Sunday, March 18, 2012

ETIKA DALAM PROFESI

 

Pengertian Etika 

Dari asal-usul kata : 
 
Etika berasal dari bahasa Yunaniethos” yang berarti adat istiadat / kebiasaan yang baik.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia etika adalah

lmu tentang apa yang baik dan yang buruk, tentang hak dan kewajiban moral.”
Nilai mengenai yang benar dan salah yang dianut masyarakat
“Kumpulan asas / nilai yang berkenaan dengan akhlak
   
Pengertian Profesi dan Profesional

Profesi  :

Merupakan suatu pekerjaan yang dimilki seseorang , yang memiliki karakteristik tertentu, yakni
pengetahuan dan memiliki status dari pekerjaan tersebut   
Profesional : 
Merupakan seseorang yang memperoleh penghasilan dengan melakukan suatu kegiatan atau
pekerjaan yang memerlukan ketarampilan / keahlian khusus serta memiliki semangat  
pengabdian. 

Ciri Khas Suatu Profesi 
   
Menurut Artikel Dalam International Encyclopedia Of Education, Ada 10 Ciri Khas 
Suatu Profesi, Yaitu:
 
1. Suatu Bidang Pekerjaan Yang Terorganisir Dari Jenis Intelektual Yang Terus Berkembang 
Dan Diperluas.
 
2. Suatu Teknik Intelektual.
 
3. Penerapan Praktis Dari Teknik Intelektual Pada Urusan Praktis.
 
4. Suatu Periode Panjang Untuk Pelatihan Dan Sertifikasi.
 
5. Beberapa Standar Dan Pernyataan Tentang Etika Yang Dapat Diselenggarakan.
 
6. Kemampuan Untuk Kepemimpinan Pada Profesi Sendiri.
 
7. Asosiasi Dari Anggota Profesi Yang Menjadi Suatu Kelompok Yang Erat Dengan Kualitas 
Komunikasi Yang Tinggi Antar Anggotanya.
 
8. Pengakuan Sebagai Profesi.

9. Perhatian Yang Profesional Terhadap Penggunaan Yang Bertanggung Jawab Dari 
Pekerjaan Profesi.
10. Hubungan Yang Erat Dengan Profesi Lain.
 
Kode Etik Profesi
 
Kode : Tanda-Tanda Atau Simbol-Simbol Yang Berupa Kata-Kata, Tulisan Atau Benda Yang Disepakati Untuk Maksud-Maksud Tertentu.

Kode Etik : Yaitu Norma Atau Azas Yang Diterima Oleh Suatu Kelompok Tertentu Sebagai Landasan Tingkah Laku Sehari-Hari Di Masyarakat Maupun Di Tempat Kerja.

Kode Etik Profesi : Pedoman Sikap, Tingkah Laku Dan Perbuatan Dalam Melaksanakan Tugas Dan Dalam Kehidupan Sehari-Hari.

TUJUAN KODE ETIK PROFESI
 
1. Untuk Menjunjung Tinggi Martabat Profesi.
 
2. Untuk Menjaga Dan Memelihara Kesejahteraan Para Anggota.
 
3. Untuk Meningkatkan Pengabdian Para Anggota Profesi.
 
4. Untuk Meningkatkan Mutu Profesi.
 
5. Untuk Meningkatkan Mutu Organisasi Profesi.
 
6. Meningkatkan Layanan Di Atas Keuntungan Pribadi.
 
7. Mempunyai Organisasi Profesional Yang Kuat Dan Terjalin Erat.
 
8. Menentukan Baku Standarnya Sendiri.
 
FUNGSI KODE ETIK PROFESI 
1. Memberikan Pedoman Bagi Setiap Anggota Profesi Tentang Prinsip Profesionalitas Yang 
Digariskan.
 
2. Sebagai Sarana Kontrol Sosial Bagi Masyarakat Atas Profesi Yang Bersangkutan.
 
3. Mencegah Campur Tangan Pihak Di Luar Organisasi Profesi Tentang Hubungan Etika 
Dalam Keanggotaan Profesi. Etika Profesi Sangatlah Dibutuhkan Dlam Berbagai Bidang. 

Etika dan Profesionalime di dalam Dunia Teknologi Sistem Informasi



Masalah Etika dan Profesionalime di dalam Dunia Teknologi Sistem Informasi telah  
diidentifikasi oleh Richard Mason pada tahun 1986. Etika dan Profesionalime yang  
diidentifikasi oleh Richard Mason mencakup Privasi, akurasi, Properti dan akses.

1. Privasi
Privasi yang dimaksud di sini adalah Privasi dalam hal hak individu dalam mempertahankan informasi pribadi dari pengaksesan oleh orang lain yang tidak berhak.

2. Akurasi
Akurasi merupakan faktor yang paling utama dalam sistem Informasi. Ketidakakurasian sebuah Informasi dapat menimbulkan hal yang mengganggu, merugikan, dan bahkan membahayakan diri sendiri bahkan orang lain.


3.Properti
Perlindungan terhadap hak property yang sedang digalakkan saat ini yaitu dikenal dengan sebutan HAKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual). Kekayaan Intelektual diatur melalui 3 mekanisme yaitu hak cipta (copyright), paten, dan rahasia perdagangan (trade secret) 

- Hak cipta : Hak cipta adalah hak yang dijamin oleh kekuatan hokum yang melarang penduplikasian kekayaan intelektual tanpa seijin pemegangnya. Hak cipta biasa diberikan kepada pencipta buku, artikel, rancangan, ilustrasi, foto, film, musik, perangkat lunak, dan bahkan kepingan semi konduktor. Hak seperti ini mudah didapatkan dan diberikan kepada pemegangnya selama masih hidup penciptanya ditambah 70 tahun.
- Paten : Paten merupakan bentuk perlindungan terhadap kekayaan intelektual yang paling sulit didapat karena hanya akan diberikan pada penemuan-penemuan inovatif dan sangat berguna. Hukum paten memberikan perlindungan selama 20 tahun 
- Rahasia Perdagangan : Hukum rahasia perdagangan melindungi kekayaan intelektual melalui lisensi atau kontrak. Pada lisensi perangkat lunak, seseorang yang menandatangani kontrak menyetujui untuk tidak menyalin perangkat lunak tersebut untuk diserhakan pada orang lain atau dijual.


4. Akses
Berhubungan dengan informasi apa yang dapat diperoleh orang seseorang atau organisasi, dan dalam kondisi seperti apa. Hak akses ini erat hubungannya dengan privasi dan sekuriti.

sumber : 
1.http://renny.staff.gunadarma.ac.id 
2.http://images.ekiazalah.multiply.multiplycontent.com/
3.http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2012/03/pengertian-profesi-dan-profesionalisme/



nama : adhitya alam perkasa
npm : 10108056
kelas :4ka08

Sunday, March 4, 2012

kampus gunadarma


UG PTS Terbaik di Indonesia Versi Webometrics Januari 2012


Peringkat terbaru webometrics sudah dirilis Pebruari 2012 . Peringkat Universitas Gunadarma berada pada urutan nomor 8 di Indonesia, namun masih tetap sebagai Perguruan Tinggi Swasta dengan peringkat terbaik.

Pada edisi Januari 2012 ini terdapat 20.300 Universitas dan Sekolah Tinggi di Seluruh dunia yang masuk dalam penilaian.

Berikut urutan 10 besar nasional

No Asean WORLD UNIVERSITY
1 8 323 Institute of Technology Bandung
2 9 331 Universitas Gadjah Mada
3 11 433 University of Indonesia
4 29 1292 Institut Teknologi Sepuluh Nopember
5 31 1329 Indonesia University of Education
6 32 1400 Bogor Agricultural University
7 35 1497 Universitas Sebelas Maret
8 38 1578 Gunadarma University
9 39 1602 Universitas Sriwijaya
10 42 1619 Airlangga University

Peringkat selengkapnya untuk indonesia dapat dilihat di link berikut:
http://www.webometrics.info/rank_by_country.asp?country=id

Friday, November 18, 2011

Pentingnya manajemen kontrol keamanan pada sistem.

A. PENTINGNYA KONTROL
* untuk memastikan bahwa CBIS telah diimplementasikan seperti yang direncanakan, system beroperasi seperti yang dikehendaki, dan operasi tetap dalam keadaan aman dari penyalahgunaan atau gangguan.
* untuk memberi dukungan kepada manajer dalam
mengontrol area operasinya
B. TUGAS KONTROL CBIS
Mencakup semua fase siklus hidup, selama siklus hidup dibagi menjadi kontrol-kontrol yang berhubungan dengan pengembangan sistem, desain dan operasi
* Metode Untuk Mendapatkan dan Memelihara Kontrol CBIS
1. Manajemen dapat melakukan kontrol langsung
2. Manajemen mengontrol CBIS secara tidak langsung dengan terus menerus melalui CIO.
3. Manajemen mengontrol CBIS secara tidak langsung berkenaan dengan proyeknya melalui pihak ketiga
* AREA PENGONTROLAN CBIS
* KONTROL PROSES PENGEMBANGA
Untuk memastikan bahwa CBIS yg diimplementasikan dapat memenuhi kebutuhan pemakai atau berjalan sesuai rencana harus menjalani tahapan/fase yang antara lain :
* Fase Perencanaan
Mendefinisikan tujuan dan kendala
* Fase Analisis & Disain
> Mengidentifikasi kebutuhan informasi
> Menentukan kriteria penampilan
> Menyusun disain dan standar operasi CBIS
* Fase Implementasi
> Mendefinisikan program pengujian yang dapat diterima
> Memastikan apakah memenuhi criteria penampilan
> Menetapkan prosedur utk memelihara CBIS
* Fase Operasi & Kontrol
> Mengontrol CBIS selagi berevolusi selama fase SLC
> Memastikan bahwa CBIS yang diimplementasikan dapat memenuhi kebutuhan
Yang termasuk dalam kontrol proses pengembangan, yaitu :
1. Manajemen puncak menetapkan kontrol proyek secara keseluruhan selama fase perencanaan dengan cara membentuk komite MIS
2. Manajemen memberitahu pemakai mengenai orientasi CBIS
3. Manajemen menentukan kriteria penampilan yang digunakan dalam mengevaluasi operasi CBIS.
4. Manajemen dan bagian pelayanan informasi menyusun disain dan standar CBIS
5. Manajemen dan pelayanan informasi secara bersama-sama mendefinisikan program pengujian yang dapat diterima
6. Manajemen melakukan peninjauan sebelum instalasi yang dilakukan tepat setelah penggantian dan secara berkala meninjau CBIS untuk memastikan apakah ia memenuhi kriteria penampilan.
7. Bagian pelayanan informasi menetapkan prosedur untuk memelihara dan memodifikasi CBIS dan prosedur yang disetujui oleh manajemen.
* KONTROL DISAIN SISTEM
* Tujuan untuk memastikan bahwa disainnya bisa meminimalkan kesalahan, mendeteksi kesalahan dan mengoreksinya.
* Kontrol tidak boleh diterapkan jika biayanya lebih besar dari manfaatnya. Nilai atau manfaat adalah tingkat pengurangan resiko.
* Selama fase disain dan analisis dari siklus hidup system, Analis System, DBA dan Manajer Jaringan membangun fasilitas kontrol tertentu dalam disain system. Selama fase implementasi, programmer menggabungkan kontrol tersebut ke dalam system. Disain system dikontrol dengan cara menggabungkan kontrol software menjadi lima bagian pokok, yaitu :
I. Permulaan Transaksi (Transaction Origination)
* Tahap-tahap yang harus dilakukan pada permulaan transaksi :
1. Permulaan Dokumentasi Sumber
> Perancangan dokumentasi
> Pemerolehan dokumentasi
> Kepastian keamanan dokumen
2. Kewenangan
> Bagaimana entry data akan dibuat menjadi dokumen dan oleh siapa
3. Pembuatan Input Komputer
> Mengidentifikasi record input yang salah dan memastikan semua data input
diproses
4. Penanganan Kesalahan
> Mengoreksi kesalahan yang telah dideteksi dan menggabungkan record yg telah dikoreksi ke record entry
5. Penyimpanan Dokumen Sumber
> Menentukan bagaimana dokumen akan disimpan dan dalam kondisi
bagaimana dapat dikeluarkan
II. Entri Transaksi
* Entri transaksi mengubah data dokumen sumber menjadi bentuk yang dapat dibaca oleh komputer. Kontrol ini berusaha untuk menjaga keakuratan data yang akan ditransmisikan ke jaringan komunikasi atau yang akan dimasukkan secara langsung ke dalam komputer. Area kontrolnya meliputi atas :
1. Entri Data
> Kontrol dalam bentuk prosedur tertulis dan dalam bentuk peralatan inputnya sendiri. Dapat dilakukan dengan proses offline/online
2. Verifikasi Data
> Key Verification (Verifikasi Pemasukan)
Data dimasukkan ke sistem sebanyak 2 kali
> Sight Verification (Verifikasi Penglihatan)
Melihat pada layar sebelum memasukkan data ke system
3. Penanganan Kesalahan
> Merotasi record yang telah dideteksi ke permulaan transaksi untuk pengoreksian
4. Penyeimbangan Batch
> Mengakumulasikan total setiap batch untuk dibandingkan dengan total yang sama yang dibuat selama permulaan transaksi
III. Komunikasi Data
* Tanggungjawab manajer jaringan dengan menggabungkan ukuran keamanan ke dalam sistem dan memonitor penampilan untuk memastikan keamanan telah dilakukan dgn baik
* Komputer yang ada dalam jaringan memberikan peluang risiko keamanan yang lebih besar dari pada komputer yang ada di dalam suatu ruangan. Area kontrol ini terdiri dari :
1. Kontrol Pengiriman Data
2. Kontrol Channel Komunikasi
3. Kontrol Penerimaan Pesan
4. Rencana Pengamanan Datacom Secara Keseluruhan
IV. Pemrosesan Komputer
* Pada umumnya semua elemen kontrol pada disain system selalu dikaitkan dengan pemasukan data ke dalam komputer. Area kontrol pada pemrosesan komputer terdiri dari :
1. Penanganan Data
2. Penanganan Kesalahan
3. Database dan Perpustakaan Software
* Sebagian besar kontrol database dapat diperoleh melalui penggunaan Sistem Manajemen Database (Database Management System/DBMS)
* Tingkat keamanan dalam DBMS terdiri dari :
1. Kata kunci (Password)
2. Direktori pemakai (User Directory)
3. Direktori elemen data (Field Directory)
4. Enkripsi (Encryption)
V. Output Komputer
* Komponen subsistem ini bertanggung jawab untuk mengirimkan produk (output) kepada pemakai (user). Yang termasuk dalam area ini adalah :
1. Distribusi
> Kontrol pada distribusi laporan berusaha untuk memastikan ketepatan orang yang menerima output.
2. Penyeimbangan Departemen Pemakai
> Bila departemen pemakai menerima output dari komputer, maka keseluruhan kontrol dari output dibandingkan dengan total yang sama yang telah ditetapkan pada waktu pertama kali data input dibuat.
3. Penanganan Kesalahan
Kelompok kontrol tertentu dapat ditetapkan didalam area pemakai dengan menjalankan prosedur formal untuk mengoreksi kesalahan.
4. Penyimpangan Record
> Tujuan komponen kontrol yang terakhir ini adalah untuk memelihara keamanan yang tepat terhadap output komputer dan untuk mengontrol penyelesaian yang sia-sia.
5. Penyeimbangan Operasi Komputer
> Kontrol ini memungkinkan pelayanan informasi untuk memverifikasi bahwa semua batch dan transaksi yang diterima dari departemen pemakai telah diproses.
* Kontrol Terhadap Pengoperasian Sistem
Kontrol pengoperasian sistem dimaksudkan untuk mencapai efisiensi dan keamanan.
Kontrol yang memberikan kontribusi terhadap tujuan ini dapat diklasifikasikan menjadi 5 area :
1. Struktur organisasional
> Staf pelayanan informasi diorganisir menurut bidang spesialisasi. Analisis, Programmer, dan Personel operasi biasanya dipisahkan dan hanya mengembangkan ketrampilan yang diperlukan untuk area pekerjaannya sendiri.
2. Kontrol perpustakaan
> Perpustakaan komputer adalah sama dengan perpustakaan buku, dimana didalamnya ada pustakawan, pengumpulan media, area tempat penyimpanan media dan prosedur untuk menggunakan media tersebut. Yang boleh mengakses perpustakaan media hanyalah pustakawannya.
3. Pemeliharaan Peralatan
> Orang yang tugasnya memperbaiki computer yang disebut Customer Engineer (CE) / Field Engineer (FE) / Teknisi Lapangan menjalankan pemeliharaan yang terjadwal / yang tak terjadwal.
4. Kontrol lingkungan dan keamanan fasilitas
> Untuk menjaga investasi dibutuhkan kondisi lingkungan yang khusus seperti ruang computer harus bersih keamanan fasilitas yang harus dilakukan dengan penguncian ruang peralatan dan komputer.
5. Perencanaan disaster
* Rencana Keadaan darurat
> Prioritas utamanya adalah keselamatan tenaga kerja perusahaan
* Rencana Backup
> Menjelaskan bagaimana perusahaan dapat melanjutkan operasinya dari ketika terjadi bencana sampai ia kembali beroperasi secara normal.
* Rencana Record Penting
> Rencana ini mengidentifikasi file data penting & menentukan tempat penyimpanan kopi duplikat.
* Rencana Recovery
> Rencana ini mengidentifikasi sumber-sumber peralatan pengganti, fasilitas komunikasi dan pasokan-pasokan