Tuesday, March 20, 2012

Harga Tiket Dream Theater di Jakarta April'12

JAKARTA - Harga tiket presale konser Dream Theater di Mata Elang Indoor, Ancol, Jakarta pada 21 April 2012, siap di jual pada 28 Desember, pekan depan. Promotor Variant Entertainment sudah mengumumkan melalui situs www.ticketonfire.com.

Penjualan presale hanya berlangsung satu hari saja, yakni pada 28 Desember dari pukul 09.00-21.00 di kawasan Senayan, Jakarta.

Demi ketertiban pembelian tiket, langkah pertama para pembeli tiket presale diwajibkan menuliskan nama, alamat, dan nomor telepon genggam, dikirim ke alamat email ticket_onfire@yahoo.com. Berlaku mulai sekarang dan ditutup pada hari Minggu, 26 Desember 2011, pukul 17.00, selanjutnya akan diberi nomor antrian.

Selain itu, untuk informasi terkini disarankan follow Twitter beralamat @ticketonfire.

Bagi penonton pelajar mendapat keistimewaan, mereka akan mendapatkan tiket presale yang lebih murah.

Tiket harga presale Dream Theater

1st Floor (Standing)

1. Festival             Rp.   800.000
2. Platinum           Rp. 1.750.000
3. Gold                  Rp. 1.400.000
4. Silver Center    Rp.    750.000
5. Silver Left         Rp.    750.000
6. Silver Right      Rp.    750.000

3rd Floor (Tribune - Seating)

7. Tribune Left      Rp. 350.000 (Untuk pelajar/kuliah/usia dibawah 23 tahun)
8. Tribune Right  Rp. 350.000 (Untuk pelajar/kuliah/usia dibawah 23 tahun)

Tiket harga normal Dream Theater

1st Floor (Standing)- Festival     Rp. 1.500.000

2nd Floor (Balcony - Seating)
            
1. Platinum           Rp. 4.000.000 (+ Merchandise)
2. Gold                   Rp. 2.500.000 (+ Merchandise)
3. Silver Center    Rp. 1.500.000
4. Silver Left          Rp. 1.500.000
5. Silver Right       Rp. 1.500.000

3rd Floor (Tribune - Seating)
 
1. Tribune Left       Rp. 750.000
2. Tribune Right    Rp. 750.000

Promotor memberikan catatan bagi pembeli tiket Dream Theater

•    Tidak termasuk tiket masuk Ancol
•    Pembayaran Presale hanya dengan uang Cash
•    Maximal 4 ticket presale per orang
•    Quota Presale hanya terbatas & menjadi hak Promotor
•    Student/College mohon membawa Kartu Pelajar/Mahasiswa
•    Semua calon pembeli ticket mohon membawa KTP/SIM
•    Mohon ketik Pelajar/Student untuk calon pembeli kelas Tribune (tre)

sumber : http://music.okezone.com/read/2011/12/21/386/545603/ini-dia-harga-tiket-dream-theater-di-jakarta 

 
waaaww mantap nih om2 dewa tapi apa rasanya yaa yang di tribun?? tanggung mending gausah dateng sekalian kalo gw mah hahahahaha.
tapi salut buat yang bisa datengin DT semoga makin ke depan makin banyak yang hebat2 dateng ke indonesia, walaupun gw ga pernah nonton juga sih hehehhehe..

Sunday, March 18, 2012

ETIKA DALAM PROFESI

 

Pengertian Etika 

Dari asal-usul kata : 
 
Etika berasal dari bahasa Yunaniethos” yang berarti adat istiadat / kebiasaan yang baik.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia etika adalah

lmu tentang apa yang baik dan yang buruk, tentang hak dan kewajiban moral.”
Nilai mengenai yang benar dan salah yang dianut masyarakat
“Kumpulan asas / nilai yang berkenaan dengan akhlak
   
Pengertian Profesi dan Profesional

Profesi  :

Merupakan suatu pekerjaan yang dimilki seseorang , yang memiliki karakteristik tertentu, yakni
pengetahuan dan memiliki status dari pekerjaan tersebut   
Profesional : 
Merupakan seseorang yang memperoleh penghasilan dengan melakukan suatu kegiatan atau
pekerjaan yang memerlukan ketarampilan / keahlian khusus serta memiliki semangat  
pengabdian. 

Ciri Khas Suatu Profesi 
   
Menurut Artikel Dalam International Encyclopedia Of Education, Ada 10 Ciri Khas 
Suatu Profesi, Yaitu:
 
1. Suatu Bidang Pekerjaan Yang Terorganisir Dari Jenis Intelektual Yang Terus Berkembang 
Dan Diperluas.
 
2. Suatu Teknik Intelektual.
 
3. Penerapan Praktis Dari Teknik Intelektual Pada Urusan Praktis.
 
4. Suatu Periode Panjang Untuk Pelatihan Dan Sertifikasi.
 
5. Beberapa Standar Dan Pernyataan Tentang Etika Yang Dapat Diselenggarakan.
 
6. Kemampuan Untuk Kepemimpinan Pada Profesi Sendiri.
 
7. Asosiasi Dari Anggota Profesi Yang Menjadi Suatu Kelompok Yang Erat Dengan Kualitas 
Komunikasi Yang Tinggi Antar Anggotanya.
 
8. Pengakuan Sebagai Profesi.

9. Perhatian Yang Profesional Terhadap Penggunaan Yang Bertanggung Jawab Dari 
Pekerjaan Profesi.
10. Hubungan Yang Erat Dengan Profesi Lain.
 
Kode Etik Profesi
 
Kode : Tanda-Tanda Atau Simbol-Simbol Yang Berupa Kata-Kata, Tulisan Atau Benda Yang Disepakati Untuk Maksud-Maksud Tertentu.

Kode Etik : Yaitu Norma Atau Azas Yang Diterima Oleh Suatu Kelompok Tertentu Sebagai Landasan Tingkah Laku Sehari-Hari Di Masyarakat Maupun Di Tempat Kerja.

Kode Etik Profesi : Pedoman Sikap, Tingkah Laku Dan Perbuatan Dalam Melaksanakan Tugas Dan Dalam Kehidupan Sehari-Hari.

TUJUAN KODE ETIK PROFESI
 
1. Untuk Menjunjung Tinggi Martabat Profesi.
 
2. Untuk Menjaga Dan Memelihara Kesejahteraan Para Anggota.
 
3. Untuk Meningkatkan Pengabdian Para Anggota Profesi.
 
4. Untuk Meningkatkan Mutu Profesi.
 
5. Untuk Meningkatkan Mutu Organisasi Profesi.
 
6. Meningkatkan Layanan Di Atas Keuntungan Pribadi.
 
7. Mempunyai Organisasi Profesional Yang Kuat Dan Terjalin Erat.
 
8. Menentukan Baku Standarnya Sendiri.
 
FUNGSI KODE ETIK PROFESI 
1. Memberikan Pedoman Bagi Setiap Anggota Profesi Tentang Prinsip Profesionalitas Yang 
Digariskan.
 
2. Sebagai Sarana Kontrol Sosial Bagi Masyarakat Atas Profesi Yang Bersangkutan.
 
3. Mencegah Campur Tangan Pihak Di Luar Organisasi Profesi Tentang Hubungan Etika 
Dalam Keanggotaan Profesi. Etika Profesi Sangatlah Dibutuhkan Dlam Berbagai Bidang. 

Etika dan Profesionalime di dalam Dunia Teknologi Sistem Informasi



Masalah Etika dan Profesionalime di dalam Dunia Teknologi Sistem Informasi telah  
diidentifikasi oleh Richard Mason pada tahun 1986. Etika dan Profesionalime yang  
diidentifikasi oleh Richard Mason mencakup Privasi, akurasi, Properti dan akses.

1. Privasi
Privasi yang dimaksud di sini adalah Privasi dalam hal hak individu dalam mempertahankan informasi pribadi dari pengaksesan oleh orang lain yang tidak berhak.

2. Akurasi
Akurasi merupakan faktor yang paling utama dalam sistem Informasi. Ketidakakurasian sebuah Informasi dapat menimbulkan hal yang mengganggu, merugikan, dan bahkan membahayakan diri sendiri bahkan orang lain.


3.Properti
Perlindungan terhadap hak property yang sedang digalakkan saat ini yaitu dikenal dengan sebutan HAKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual). Kekayaan Intelektual diatur melalui 3 mekanisme yaitu hak cipta (copyright), paten, dan rahasia perdagangan (trade secret) 

- Hak cipta : Hak cipta adalah hak yang dijamin oleh kekuatan hokum yang melarang penduplikasian kekayaan intelektual tanpa seijin pemegangnya. Hak cipta biasa diberikan kepada pencipta buku, artikel, rancangan, ilustrasi, foto, film, musik, perangkat lunak, dan bahkan kepingan semi konduktor. Hak seperti ini mudah didapatkan dan diberikan kepada pemegangnya selama masih hidup penciptanya ditambah 70 tahun.
- Paten : Paten merupakan bentuk perlindungan terhadap kekayaan intelektual yang paling sulit didapat karena hanya akan diberikan pada penemuan-penemuan inovatif dan sangat berguna. Hukum paten memberikan perlindungan selama 20 tahun 
- Rahasia Perdagangan : Hukum rahasia perdagangan melindungi kekayaan intelektual melalui lisensi atau kontrak. Pada lisensi perangkat lunak, seseorang yang menandatangani kontrak menyetujui untuk tidak menyalin perangkat lunak tersebut untuk diserhakan pada orang lain atau dijual.


4. Akses
Berhubungan dengan informasi apa yang dapat diperoleh orang seseorang atau organisasi, dan dalam kondisi seperti apa. Hak akses ini erat hubungannya dengan privasi dan sekuriti.

sumber : 
1.http://renny.staff.gunadarma.ac.id 
2.http://images.ekiazalah.multiply.multiplycontent.com/
3.http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2012/03/pengertian-profesi-dan-profesionalisme/



nama : adhitya alam perkasa
npm : 10108056
kelas :4ka08

Sunday, March 4, 2012

kampus gunadarma


UG PTS Terbaik di Indonesia Versi Webometrics Januari 2012


Peringkat terbaru webometrics sudah dirilis Pebruari 2012 . Peringkat Universitas Gunadarma berada pada urutan nomor 8 di Indonesia, namun masih tetap sebagai Perguruan Tinggi Swasta dengan peringkat terbaik.

Pada edisi Januari 2012 ini terdapat 20.300 Universitas dan Sekolah Tinggi di Seluruh dunia yang masuk dalam penilaian.

Berikut urutan 10 besar nasional

No Asean WORLD UNIVERSITY
1 8 323 Institute of Technology Bandung
2 9 331 Universitas Gadjah Mada
3 11 433 University of Indonesia
4 29 1292 Institut Teknologi Sepuluh Nopember
5 31 1329 Indonesia University of Education
6 32 1400 Bogor Agricultural University
7 35 1497 Universitas Sebelas Maret
8 38 1578 Gunadarma University
9 39 1602 Universitas Sriwijaya
10 42 1619 Airlangga University

Peringkat selengkapnya untuk indonesia dapat dilihat di link berikut:
http://www.webometrics.info/rank_by_country.asp?country=id

Friday, November 18, 2011

Pentingnya manajemen kontrol keamanan pada sistem.

A. PENTINGNYA KONTROL
* untuk memastikan bahwa CBIS telah diimplementasikan seperti yang direncanakan, system beroperasi seperti yang dikehendaki, dan operasi tetap dalam keadaan aman dari penyalahgunaan atau gangguan.
* untuk memberi dukungan kepada manajer dalam
mengontrol area operasinya
B. TUGAS KONTROL CBIS
Mencakup semua fase siklus hidup, selama siklus hidup dibagi menjadi kontrol-kontrol yang berhubungan dengan pengembangan sistem, desain dan operasi
* Metode Untuk Mendapatkan dan Memelihara Kontrol CBIS
1. Manajemen dapat melakukan kontrol langsung
2. Manajemen mengontrol CBIS secara tidak langsung dengan terus menerus melalui CIO.
3. Manajemen mengontrol CBIS secara tidak langsung berkenaan dengan proyeknya melalui pihak ketiga
* AREA PENGONTROLAN CBIS
* KONTROL PROSES PENGEMBANGA
Untuk memastikan bahwa CBIS yg diimplementasikan dapat memenuhi kebutuhan pemakai atau berjalan sesuai rencana harus menjalani tahapan/fase yang antara lain :
* Fase Perencanaan
Mendefinisikan tujuan dan kendala
* Fase Analisis & Disain
> Mengidentifikasi kebutuhan informasi
> Menentukan kriteria penampilan
> Menyusun disain dan standar operasi CBIS
* Fase Implementasi
> Mendefinisikan program pengujian yang dapat diterima
> Memastikan apakah memenuhi criteria penampilan
> Menetapkan prosedur utk memelihara CBIS
* Fase Operasi & Kontrol
> Mengontrol CBIS selagi berevolusi selama fase SLC
> Memastikan bahwa CBIS yang diimplementasikan dapat memenuhi kebutuhan
Yang termasuk dalam kontrol proses pengembangan, yaitu :
1. Manajemen puncak menetapkan kontrol proyek secara keseluruhan selama fase perencanaan dengan cara membentuk komite MIS
2. Manajemen memberitahu pemakai mengenai orientasi CBIS
3. Manajemen menentukan kriteria penampilan yang digunakan dalam mengevaluasi operasi CBIS.
4. Manajemen dan bagian pelayanan informasi menyusun disain dan standar CBIS
5. Manajemen dan pelayanan informasi secara bersama-sama mendefinisikan program pengujian yang dapat diterima
6. Manajemen melakukan peninjauan sebelum instalasi yang dilakukan tepat setelah penggantian dan secara berkala meninjau CBIS untuk memastikan apakah ia memenuhi kriteria penampilan.
7. Bagian pelayanan informasi menetapkan prosedur untuk memelihara dan memodifikasi CBIS dan prosedur yang disetujui oleh manajemen.
* KONTROL DISAIN SISTEM
* Tujuan untuk memastikan bahwa disainnya bisa meminimalkan kesalahan, mendeteksi kesalahan dan mengoreksinya.
* Kontrol tidak boleh diterapkan jika biayanya lebih besar dari manfaatnya. Nilai atau manfaat adalah tingkat pengurangan resiko.
* Selama fase disain dan analisis dari siklus hidup system, Analis System, DBA dan Manajer Jaringan membangun fasilitas kontrol tertentu dalam disain system. Selama fase implementasi, programmer menggabungkan kontrol tersebut ke dalam system. Disain system dikontrol dengan cara menggabungkan kontrol software menjadi lima bagian pokok, yaitu :
I. Permulaan Transaksi (Transaction Origination)
* Tahap-tahap yang harus dilakukan pada permulaan transaksi :
1. Permulaan Dokumentasi Sumber
> Perancangan dokumentasi
> Pemerolehan dokumentasi
> Kepastian keamanan dokumen
2. Kewenangan
> Bagaimana entry data akan dibuat menjadi dokumen dan oleh siapa
3. Pembuatan Input Komputer
> Mengidentifikasi record input yang salah dan memastikan semua data input
diproses
4. Penanganan Kesalahan
> Mengoreksi kesalahan yang telah dideteksi dan menggabungkan record yg telah dikoreksi ke record entry
5. Penyimpanan Dokumen Sumber
> Menentukan bagaimana dokumen akan disimpan dan dalam kondisi
bagaimana dapat dikeluarkan
II. Entri Transaksi
* Entri transaksi mengubah data dokumen sumber menjadi bentuk yang dapat dibaca oleh komputer. Kontrol ini berusaha untuk menjaga keakuratan data yang akan ditransmisikan ke jaringan komunikasi atau yang akan dimasukkan secara langsung ke dalam komputer. Area kontrolnya meliputi atas :
1. Entri Data
> Kontrol dalam bentuk prosedur tertulis dan dalam bentuk peralatan inputnya sendiri. Dapat dilakukan dengan proses offline/online
2. Verifikasi Data
> Key Verification (Verifikasi Pemasukan)
Data dimasukkan ke sistem sebanyak 2 kali
> Sight Verification (Verifikasi Penglihatan)
Melihat pada layar sebelum memasukkan data ke system
3. Penanganan Kesalahan
> Merotasi record yang telah dideteksi ke permulaan transaksi untuk pengoreksian
4. Penyeimbangan Batch
> Mengakumulasikan total setiap batch untuk dibandingkan dengan total yang sama yang dibuat selama permulaan transaksi
III. Komunikasi Data
* Tanggungjawab manajer jaringan dengan menggabungkan ukuran keamanan ke dalam sistem dan memonitor penampilan untuk memastikan keamanan telah dilakukan dgn baik
* Komputer yang ada dalam jaringan memberikan peluang risiko keamanan yang lebih besar dari pada komputer yang ada di dalam suatu ruangan. Area kontrol ini terdiri dari :
1. Kontrol Pengiriman Data
2. Kontrol Channel Komunikasi
3. Kontrol Penerimaan Pesan
4. Rencana Pengamanan Datacom Secara Keseluruhan
IV. Pemrosesan Komputer
* Pada umumnya semua elemen kontrol pada disain system selalu dikaitkan dengan pemasukan data ke dalam komputer. Area kontrol pada pemrosesan komputer terdiri dari :
1. Penanganan Data
2. Penanganan Kesalahan
3. Database dan Perpustakaan Software
* Sebagian besar kontrol database dapat diperoleh melalui penggunaan Sistem Manajemen Database (Database Management System/DBMS)
* Tingkat keamanan dalam DBMS terdiri dari :
1. Kata kunci (Password)
2. Direktori pemakai (User Directory)
3. Direktori elemen data (Field Directory)
4. Enkripsi (Encryption)
V. Output Komputer
* Komponen subsistem ini bertanggung jawab untuk mengirimkan produk (output) kepada pemakai (user). Yang termasuk dalam area ini adalah :
1. Distribusi
> Kontrol pada distribusi laporan berusaha untuk memastikan ketepatan orang yang menerima output.
2. Penyeimbangan Departemen Pemakai
> Bila departemen pemakai menerima output dari komputer, maka keseluruhan kontrol dari output dibandingkan dengan total yang sama yang telah ditetapkan pada waktu pertama kali data input dibuat.
3. Penanganan Kesalahan
Kelompok kontrol tertentu dapat ditetapkan didalam area pemakai dengan menjalankan prosedur formal untuk mengoreksi kesalahan.
4. Penyimpangan Record
> Tujuan komponen kontrol yang terakhir ini adalah untuk memelihara keamanan yang tepat terhadap output komputer dan untuk mengontrol penyelesaian yang sia-sia.
5. Penyeimbangan Operasi Komputer
> Kontrol ini memungkinkan pelayanan informasi untuk memverifikasi bahwa semua batch dan transaksi yang diterima dari departemen pemakai telah diproses.
* Kontrol Terhadap Pengoperasian Sistem
Kontrol pengoperasian sistem dimaksudkan untuk mencapai efisiensi dan keamanan.
Kontrol yang memberikan kontribusi terhadap tujuan ini dapat diklasifikasikan menjadi 5 area :
1. Struktur organisasional
> Staf pelayanan informasi diorganisir menurut bidang spesialisasi. Analisis, Programmer, dan Personel operasi biasanya dipisahkan dan hanya mengembangkan ketrampilan yang diperlukan untuk area pekerjaannya sendiri.
2. Kontrol perpustakaan
> Perpustakaan komputer adalah sama dengan perpustakaan buku, dimana didalamnya ada pustakawan, pengumpulan media, area tempat penyimpanan media dan prosedur untuk menggunakan media tersebut. Yang boleh mengakses perpustakaan media hanyalah pustakawannya.
3. Pemeliharaan Peralatan
> Orang yang tugasnya memperbaiki computer yang disebut Customer Engineer (CE) / Field Engineer (FE) / Teknisi Lapangan menjalankan pemeliharaan yang terjadwal / yang tak terjadwal.
4. Kontrol lingkungan dan keamanan fasilitas
> Untuk menjaga investasi dibutuhkan kondisi lingkungan yang khusus seperti ruang computer harus bersih keamanan fasilitas yang harus dilakukan dengan penguncian ruang peralatan dan komputer.
5. Perencanaan disaster
* Rencana Keadaan darurat
> Prioritas utamanya adalah keselamatan tenaga kerja perusahaan
* Rencana Backup
> Menjelaskan bagaimana perusahaan dapat melanjutkan operasinya dari ketika terjadi bencana sampai ia kembali beroperasi secara normal.
* Rencana Record Penting
> Rencana ini mengidentifikasi file data penting & menentukan tempat penyimpanan kopi duplikat.
* Rencana Recovery
> Rencana ini mengidentifikasi sumber-sumber peralatan pengganti, fasilitas komunikasi dan pasokan-pasokan

Monday, October 17, 2011

sistem pakar

Sistem pakar menyelesaikan persoalan-persoalan yang biasanya diselesaikan oleh “pakar” manusia. Sistem pakar merupakan program AI (Artificial Intelligence) yang kompleks. Dalam realisasinya, sistem pakar biasanya menggunakan rule-based system, forward chaining, backward chaining, kombinasi dua di antaranya sebagai dasar program. Adapun ciri-ciri sistem pakar diantaranya adalah :

• Bekerja secara sistematis berdasarkan pengetahuan dan mekanisme tertentu.

• Pengambilan keputusan berdasarkan kaidah-kaidah tertentu dan dapat merespons masukkan user.

• Dapat menalar data-data yang tidak pasti dan memberikan beberapa alas an pemilihan.

• Dikembangkan secara bertahap dan terbatas pada bidang keahlian tertentu saja.

• Outputnya berupa saran atau anjuran.

Beberapa kelebihan dari sistem pakar antara lain :

1.Efisiensi waktu, namun sistem atau orang biasa/awam yang terlibat di dalamnya bekerja layaknya sang pakar.

2. Penyimpanan data-data pengetahuan ke dalam database dengan lengkap dan terpercaya menyebabkan informasi yang dibutuhkan bisa diakses dalam jangka waktu yang cukup lama. Seseorang yang berkonsultasi dengan sistem tersebut seolah-olah berkonsultasi dengan pakar aslinya.

3. Dimungkinkan terjadinya penyatuan kemampuan sistem pakar yang satu dengan yang lainnya, sehingga membuat kualitas hasil lebih meningkat sehingga seolah-olah seorang user berkonsultasi dengan banyak pakar.

4. Efisiensi kerja, karena sistem biaya yang dikeluarkan untuk perancangan, implementasi dan perawatan(maintenance) sistem pakar relatif lebih murah dan tidak mengenal sifat lelah/lupa dll. Hal ini berimbas pada meningkatnya produktivitas dan kinerja perusahaan.

5. Suatu aplikasi sistem pakar dapat diperbanyak dan disebarluaskan dengan mudah dan cepat. Hal ini berarti telah memperbanyak jumlah pakar dan memperluas jangkauan aksesnya.

Kemampuan Sistem Pakar

Syarat sistem pakar menjadi alat bantu yang efektif maka sistem itu harus dapat berinteraksi dengan manusia secara mudah. Untuk menyediakan layanan interaksi ini maka sistem pakar harus memiliki dua kemampuan seperti di bawah ini:

1. Menjelaskan alasan didapatnya hasil. Dalam banyak domain dimana sistem pakar bekerja, manusia tidak akan menerima hasil system kecuali telah diyakinkan oleh akurasi proses penalaran yang memberikan hasil tersebut.

2. Memperoleh pengetahuan baru dan modifikasi pengetahuan lama. Pengetahuan baru ini dapat diperoleh dengan interaksi dengan pakar manusia. Cara lain yang dapat dilakukan yaitu dengan membuat program mempelajari perilaku pakar dalam mengolah data kasar.

Membangun suatu Sistem Pakar

Bagaimana cara membangun sistem pakar? Sistem pakar biasa dibuat dengan cara melakukan wawancara kepada pakar tertentu dan kemudian hasilnya diterjemahkan ke dalam peraturan-peraturan. Peraturan-peraturan ini kemudian dibuat menjadi suatu kesatuan program yang akan membentuk sistem dasar. Setelah sistem dasar terbentuk maka sistem tersebut harus diperbaiki secara iteratif sehingga memiliki kemampuan mendekati tingkat pakar.

Rule-based System

• User Interface: bagian dimana user bisa melihat dan berinteraksi dengan sistem. Biasanya dalam bentuk display teks ataupun grafik yang interaktif.

• Developer Interface: bagian dimana knowledge engineer mengembangkan sistem, biasanya dalam bentuk pengembangan source code dari sistem.

• Explanation Facility: merupakan subsistem yang bertanggung jawab untuk menyediakan explanation (penjelasan) dari proses reasoning dari sistem.

• External Program: program lain seperti database, algoritma ataupun spreedsheat yang bisa digunakan untuk mendukung system

Monday, May 9, 2011

tempat nongkrong favorit

Berbicara roti bakar, rasanya kurang klop kalau belum mencoba Roti Bakar Edi. Dengan format warung tenda, tempat makan yang berada di seberang Masjid Agung Al-Azhar, Jakarta Pusat ini selalu ramai dikunjungi pembeli. Sejak buka pukul enam sore sampai menjelang tutup pukul tiga pagi, 30 puluh buah meja dengan sekitar 200 bangku di tempat ini seakan tidak mampu menampung pembeli yang datang silih berganti. "Bahkan kalau malam minggu pembeli yang datang harus rela antri untuk bisa mendapatkan bangku," tutur Edi Supardi, pendiri Roti Bakar Edi.

Tempat Nongkrong Favorit
Dengan nuansa terbuka, suasana makan di tempat ini memang terasa nyaman. Lahan yang digunakan untuk membuka tenda ini dinaungi pohon-pohon besar sehingga suasananya terasa adem. Sangat pas jika dipakai untuk tempat kongkow. Selain berniat mengisi perut, banyak juga pengunjung yang datang untuk sekedar menghabiskan malam bersama teman, pasangan, atau keluarga. "Banyak pengunjung yang ingin menghabiskan malam di sini, apalagi jika malam Minggu, banyak anak-anak muda yang datang ke tempat ini untuk cuci mata," kata Edi. Kata-kata Edi tadi ada benarnya, karena selain dituju oleh masyarakat umum, pegawai kantoran, atau mahasiswa, tempat itu juga kerap menjadi arena nongkrong sejumlah selebritis.

Selain rasanya yang aduhai, warung tenda Roti Bakar Edi yang sudah berdiri sejak tahun 1971 ini cukup unik memberi nama menu-menunya. Nama-nama menu yang ada di tempat ini tak jauh-jauh dari mesin kendaraan. Sebut saja roti bakar V8 atau roti baker 2 TG. "Menu-menu di sini sengaja saya beri nama mesin mobil, mengingat sebelumnya saya sangat hobi off road," jelas Edi mengenai nama menunya yang terkesan nyentrik itu. Sebagai pelepas dahaga, Anda bisa memesan teh manis, es jeruk, atau lemon tea.

Roti Khusus
Disajikan di piring plastic kecil dan dilengkapi garpu, tampilan Roti Bakar Edi sungguh menggoda selera makan. Soal rasanya, hmmm... maknyuss, meminjam istilah Bondan Winarno sang host acara Wisata Kuliner itu ketika mengekspresikan kelezatan sebuah makanan. Selain rotinya empuk, isinya pun terasa meresap di lidah. Rahasia keempukan Roti Bakar Edi ini terletak pada rotinya yang dibuat khusus oleh sang pemilik. "Soalnya kalau pakai roti tawar biasa, rasanya kurang begitu enak," tutur Edi.

Dari sekian banyak menu roti bakar yang ada, tidak ada menu unggulan di tempat ini. Semua unggulan. Tinggal sesuaikan saja dengan selera Anda. Jika Anda penggemar cokelat dan keju, silakan coba roti bakar "burju" alias tabur keju. Isinya cokelat dengan taburan keju yang sangat banyak di atasnya. Perpaduan roti yang empuk, manisnya cokelat yang "menyengat lidah, dan rasa keju yang gurih sangat memanjakan lidah.

Soal harga? Masih sangat terjangkau. Cukup dengan Rp6.000-Rp9.000 Anda dijamin puas. Oya, selain roti bakar, Anda juga dapat mencicipi pisang bakarnya yang tak kalah mantap. Kini, selain di kawasan Blok M, Roti Bakar Edi juga membuka cabang di Kemang dan Jalan Prapanca.

ROTI BAKAR EDI
Belakang Masjid Agung Al-Azhar, Blok M, Jakarta Selatan.
Telp.: 0812-9523458
Jam buka: 18.00-03.00
Kapasitas tmpt duduk: 200 orang
Kisaran harga: Rp6.000-Rp9.000